HA.

Sabtu, 17 Maret 2012

Saya tidak percaya dengan cinta pada pandangan pertama tapi saya lebih percaya dengan adanya kebersamaan yang dapat membuat kita mengenal satu sama lain, menerima satu sama lain. Dan dari kebersamaan itulah akan lahirnya cinta.

Itulah yang saya rasakan dengan Rudi dan Hanif. Dan saya adalah orang yang selalu pintar dalam memilih kepada siapa saya akan menjatuhkan hati saya. Karena saya tidak ingin menjatuhkan hati saya ke hati yang ada pemiliknya, tidak ke hati yang bahkan dia sendiri tidak tau siapa yang dia pilih, atau tidak ke hati yang hanya ada ranjau di sekitarnya.

Saya sangat yakin dengan Rudi. Hanya satu hal yang membuat saya ragu, yaitu agama. Dengan alas an itulah saya harus meninggalkan dan menanggalkan cinta saya. Butuh waktu lamauntuk menyadari dan meyakini keputusan itu, apalagi untuk mencari pengganti.

Sampai akhirnya saya bertemu dengan Hanif. Saya bisa menyebutkan sejuta alasan kenapa saya suka dengan dia. Bahkan hanya dialah yang saya panggil dengan sebutan “ayang”, karena saya bukan orang yang gampang mengumbar kata sayang dan cinta.

Hanif sangat sayang dengan ibunya dan dari dialah saya belajar menyayangi ibu saya. Ironis memang, tapi itulah kenyataannya. Saya pikir dialah yang benar-benar saya cintai. Tetapi untuk sekarang ini sangat tidak jelas siapa yang saya suka.

Tapi kalau sekarang Hanif sudah hilang dari pikiran saya, saya merasa gamang. Tidak hampa. Hanya gamang. Seolah saya yang buta arah ini semakin tersesat entah ke mana.

Saya pikir mungkin dengan Anda ya. Mungkin. Tapi saya bukan cewek yang suka dibuai dan diombang-ambingkan dengan kata-kata manis. Bukan dengan kedipan, gombalan, dan lainnya. Saya butuh ketegasan dan kepastian kalau saya lah orangnya.

Tapi kalau kata Uli, saya hanya kagum kepada hanif. Karena apabila kita menyukai seseorang, kita tidak akan tau kenapa kita bisa suka dengan orang itu.

Sonntag, 11 Feb 2012

Minggu, 12 Februari 2012

haiiii, blog ku yang ku cintaaa :)

sudah lama saya tidak memikirkanmu, padahal kamu lah yang menjadi saksi dan menyimpan kenangan-kenangan lama saya. baru baca postingan lama aja udah ngakak ga jelas karena sadar betapa parahnya saya dulu.


hari ini, hari Minggu. Menurut kalender.


saya ingin sedikit bercerita di sini. hari ini sedang libur menjelang semester 4. itu berarti sudah 3 semester saya menampung-bukan mencari- ilmu di poltek ini. sampai detik ini tidak ada satu pun alasan yang bisa membuat saya ingin tetap berada di poltek. malah semakin banyak tekanan dari orang-orang yang ada di sana.


saya gak mau tertipu oleh kamu, seperti bunga yang sudah tertipu oleh agus. agus kelihatannya baik, bersahaja, rajin menabung … -____- dan ga nyangka agus yang di luar kelihatan begitu bisa gombal yang dashyat banget dan saya lait sendiri sms agus itu. tapi baru sehari kena kongek dengan Bunga, besoknya jadian dengan dengan anak TSL. Bunga aja sampe syok banget.


saya teringat dengan Albret yang punya 3 (TIGA) gebetan sekaligus. dan itu membuat saya sadar kalau lelaki itu bisa memiliki dan melakukan pedekate dengan lebih dari 1 wanita sedangkan wanita mau netapin untuk 1 hati dan 1 lelaki aja butuh berjuta-juta alasan dan pembuktian.

apalagi saya tau kamu sms-an dengan nita juga.

saya memang orang yang butuh waktu lama untuk bisa yakin dan percaya sama orang. tapi rasa percaya dan yakin saya bisa bertahan selamanya. setiap apa yang kamu lakukan bisa menjadi beberapa point yang bisa meyakinkan saya atau malah meragukan saya. dan sekarang bisa dibilang saya ragu to the MAX.


saya gak tau bagaimana akhirnya ini nanti. saya gak bisa berada 1 tempat dengan kamu terus menerus kalau begini.

saya gak bisa berkata jujur tentang perasaan saya baik ke kamu maupun ke orangtua saya, bahkan teman saya juga. tapi inilah saya.


almost

Senin, 14 Maret 2011

hari ini saya terpaksa cabut dari kuliah pengantar bisnis. dengan alasan sakit. ahha. padahal saya pengen cepet pulang karena mama sakit.
temen2 saya : " horeee, akhirnya Rezky pecah telor juga..!!"
saya : " maksudnya? "
temen saya : " akhirnya lo dapet kompen juga !!"
saya : " udah dari kemaren kaleee.. "
temen saya : " ya akhirnya lo nyicipin bolos juga!"
saya : hanya memutar bola mata saja

pulang naek bus. ketiduran seperti biasa.
sampe rumah. langsung mo ngecas hape. eeeehhhh, kog casannya ga mau nge-charge. saya panik. soalnya dulu juga pernah kayak gtu. saya coba hape mama , soalnya ukurannnya sama. eh, ga mau nge-charge juga.

trus mama nyuruh beli tekwan . ke depan deh saya. sambil bawa casan itu. tapi... pas beli tekwn saya ngelewatin kosasih. eeehh ternyata ladi mati lampu. saya tanya tukang tekwan.
saya: "bu mati lampunya udah lama ya?"
ibu : " iya dek. da dari tadi malah."
saya: " hooo"

saya bersyukur belum ke counter. kalo ga saya bisa mati malu. hahahahaha